What Can You Do With an English Literature Degree?

Source of image: bidefordcollege.org
Hello Milenials, seperti judulnya yang pakai bahasa inggris. Kali ini aku akan share tentang pengalamanku selama kuliah jurusan sastra inggris beberapa tahun lalu. Mungkin ini cocok buat para anak SMA yang baru lulus buat masuk kuliah baik PTN atau PTS ya. Biasanya mereka pada hectic mau ambil jurusan apa, nanti kalau ambil jurusan "A" kerjanya gimana dan masih banyak lagi kegalaun yang biasanya melanda. Aku juga pernah di fase itu. Nah, di sini aku akan share pengalaman aku dulu waktu kuliah sastra inggris. Mungkin bisa dijadikan referensi buat teman - teman yang mau milih jurusan ini atau diinfokan kepada saudara atau kerabat.

Waktu SMA dulu anak IPA tapi aku ngga ada yang suka sama pelajaran - pelajaran yang ada. Jadi, waktu mau kuliah ngga tau mau ambil apa. Cuma waktu scroll jurusan nemu "Sastra Inggris". Wih, namanya keren asal klik aja pas daftar dan keterima pas tes tulis. Jurusan ini emang bukan jurusan primadona karena setelah lulus bukan jurusan yang fenomenal seperti teknik, kedokteran dibidang sains atau ekonomi atau hukum di bidang humaniora untuk perusahaan-perusahaan yang besar di Indonesia. But, Aku ngga berpikir  sampai kesana waktu mau kuliah dijurusan ini karena aku pribadi percaya bahwa semua jurusan itu punya manfaat sendiri - sendiri. So, let's do it aja.

Selama kuliah hampir sembilan semester, Aku menemukan jawaban atas "kuliah sastra emang ngapain sih?", "kalau kuliah sastra emang kerjanya apa nanti?", dan pertanyaan-pertanyaan menyebalkan lainnya. Oke, kita mulai pertanyaan "kuliah sastra emang ngapain sih?". Jawabannya adalah mahasiswa sastra, dalam khasus ini sastra inggris ya. Mahasiswa akan dapat mata kuliah dasar yang sudah pernah didapat waktu SMA tapi memiliki tingkat kesulitan yang lebih rumit. Mata kuliah lainnya adalah matakuliah yang membahas tentang budaya inggris beserta negara-negara yang menjadi pionir menggunakan bahasa inggris (UK, USA, and Aussie in this case). Mahasiswa dikenalkan tentang budaya, sosial, dan politik di sana melalui media dalam bentuk puisi, novel, atau drama yang sekarang lebih ke arah film dari era kontemporer sampai modern, biasanya ini kajia nmahasiswa yang mengambil konsentrasi sastra (seperti aku) Selain itu, kajian linguistik juga bisa digali lebih dalam dari segi bahasa.

Pertanyaan kedua adalah "kalau kuliah sastra emang kerjanya apa nanti?". Untuk kerjaan ini banyak sekali, dari temen-temen seangkatanku aja berbagai macam profesi bisa dilakukan. Beberapa list profesi seperti di bawah ini.

  1. Pengajar, ketika kuliah mahasiswa dikenalkan dengan sistem mengajar walaupun terbilang sastra inggris termasuk ilmu murni. Kebanyakan temen-temenku ngajar di sekolah negeri maupun swasta serta bimbingan belajar juga. Untuk yang berminat menjadi dosen, mereka akan menempuh s2 di universitas baik di dalam maupun negeri. Dari sini kemungkinan untuk menjadi PNS juga terbuka lebar.
  2. Jurnalis, lulusan sastra inggris yang terjun ke dunia jurnalistik juga banyak karena ketika kuliah ada matakuliah khusus yang menbahas tentang jurnalistik. Mahasiswa dikenalkan dari media cetak, televisi, maupun dunia maya dalam kode etik jurnalistik yang bisa dijadikan bekal dikemudian hari.
  3. Manufacture Employee, kesempatan untuk berkarir dibidang manufacture sangat terbuka lebar juga. Bisa jadi sekretaris, supervisor, maupun staff baik di perusahaan lokal maupun luar negeri.
  4. Translator,waktu kuliah mahasiswa dikenalkan dengan dunia translator mulai dari basic sampai lanjutan. Hal tersebut bisa dijadikan bekal untuk mahasiswa ketika memasuki dunia translator. Fee yang ditawarkan juga tidak main-main untuk bidang ini.
  5. Banker, kesempatan untuk bergabung di industri keuangan sangat terbuka lebar baik BUMN maupun swasta. Lulusan sastra inggris juga bisa menjadi frontliner, back office, maupun pemasar di sana (aku nyemplung ke sini salah satunya).
  6. Staff Pemerintahan, beberapa alumni juga terjun sebagai salah satu staff di dinas milik pemerintah seperti kemetrian luar negeri, dinas kebudayaan dan pariwisata, dinas sosial, dll.
  7. Penulis & Editor, kemampuan menulis mahasiswa bisa dikembangkan juga dalam bentuk digital maupun cetak seperti menerbitkan buku. Selama kuliah juga sudah dibekali hal ini, tinggal pengembangannya saja. Beberapa mahasiswa sudah berhasil menerbitkan buku baik secara personal maupun bekerja sama dengan penerbit. Hal ini bisa dilakukan saat masih kuliah (ada beberapa temenku telah berhasil menerbitkan buku waktu kuliah) maupun setelah lulus.
  8. Entrepreneur, Selain bekerja di kantor beberapa lulusan sastra inggris juga banyak yang membuka usaha sendiri seperti berwirausaha di bidang kuliner, fashion, percetakan, budidaya ternak hewan, serta industri kreatif melalui platform digital. Kita tau sekarang perkembangan marketplace sangat mendukung untuk memulai bisnis sendiri.
Itulah cerita singkat tentang dunia sastra inggris. Semoga dapat dijadikan referensi buat teman-teman yang ingin kuliah sastra inggris. Sebagai generasi milenial tetap semangat dan terus berinovasi ya karena kesuksesan kita tidak hanya tergantung dari jurusan kuliah yang diambil tapi juga kita bisa membangun networking serta memperindah portofolio saat kuliah untuk bekal yang digunakan selepas dari kampus. Ganbatte! 




Komentar